mars FSPMI

Kamis, 23 Agustus 2012

TUNTUTAN KAMI

WARUNG HOSTUM

Untuk kawan kawan buruh yang pas lagi ada di gedangan...datang ke warung HOSTUM yang berada di sebelah timur perempatan Gedangan.Berbagai minuman bisa di dapat disana...mulai yang dingin sampai yang panas. Warung ini ada atas prakarsa KC SIDOARJO [RUMAH RAKYAT],
WARUNG HOSTUM TAMPAK DEPAN
DPW LAGI NGANTOR DI WARUNG HOSTUM
LASNO YANG JAGAIN WARUNG

Kamis, 26 Juli 2012

Hari ini adalah Aksi Solidaritas Buruh hari ke5 di SDP.Tidak ada raut takut di wajah wajah kawan kawan yang kemarin telah di bubarkan paksa oleh aparat yang ga ngerti undang undang. Padahal yang kami lakukan adalah mogok kerja bukanlah unjuk rasa tp kenapa aparat aparat itu bertindak represif kepada kita. Malam ini di tempat aksi,kita kedatangan Pengurus Pusat FSPMI bung Obon Tabroni dan Nyoemarno Diharjoputro,Serta pengurus Wilayah FSPMI bung Puji. Kedatangan Para Pengurus tersebut menjelaskan bahwa aksi yang kita lakukan tidak melanggar hukum serta satu hal yang harus kita ketahui adalah pengusaha harus memberikan upah meskipun kita melakukan pemogokan kerja karena MOGOK KERJA adalah hak dasar buruh,selain itu bung Obon dan bung nyoemarno menggelorakan semangat kita untuk berjuang menghapuskan sitem kerja outsorcing di indonesia. Kedatangan Beliau2 tersebut semakin menguatkan semangat dan menambah wawasan kita tentang hukum ddan undang undang ketenaga kerjaan di indonesia
BUNG OBON TABRONI
BUNG NYOEMARNO DIHARJO PUTRO
BUNG PUJI
BUNG JAMAL

Rabu, 25 Juli 2012

DI KANTO PDI SETELAH AKSI KAMI DI BUBARKAN APARAT

APARAT REPRESIF ......LAGI !

SALAM PEJUANGAN...HIDUP BURUH. Malam ini Pukul 19.15 WIB,Aksi Damai kami di PT SDP Berbek Industri Waru,Sidoarjo dibubarkan secara paksa.Mereka (aparat kepolisian sidoarjo)membubarkan dengan menggunakan tongkat rotan,tameng2 dan anjing yang sengaja mereka bawa.kami hanya sekitar 100an orang,sedangkan aparat berjumlah sekitar 200an orang. Banyak rekan2 perempuan yang histeris,bahkan sampai ada yang pingsan akibat tindakan aparat tersebut.tapi kami takkan pernah takut pada aparat bahkan kami akan semakin berani memperjuangkan hak hak kami yang terinjak injak oleh pengusaha dan penguasa kapitalis.